Minggu, 31 Maret 2013

Happy Me is So Happy

"...dan juara pertama Lomba Cerpen tingkat SMP/MTs se-Malang raya jatuh kepada... SMP Negeri 1 Malang atas nama... Primaridiana P dengan judul Ketika Sang Saka Berkibar!"
"AAAAAAAA" /pingsan/ /tapi bohong/ /ditapuk/ 

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT seru sekalian alam. AKU MENANG LOMBA CERPEN WOY! /shutupyourmouthprimaplease/


Terima kasih untuk kakak-kakak @KIAS_SMANSA yang merelakan waktu, tenaga, dan pikirannya (?) untuk menyelenggarakan acara Journalism Workshop & Competition--yang serius sukses banget!-- dan memberikan sertifikat, trofi, dan duit senilai gak tau--soalnya duitnya di dalam amplop dan amplopnya belum dibuka karena sayang-- untuk cerpen saya :'3

Terima kasih karena sebenarnya saya memang sedang dalam krisis moneter untuk sekedar membeli novel baru. Boro-boro mau beli novel, jajan di kopsis aja harus berpikir seberpikir-berpikirnya orang berpikir (?) Yah kok malah curhat.

Dengan begini, saya bisa menghabiskan sisa-sisa uang jajan (tapi kok sayang ya) yang sebenarnya baru akan saya tabung mulai hari ini (kalo seandainya nggak menang) untuk membeli dua buah novel incaran berikutnya, The Lost Hero (buatan Rick Riordan WOY!) sama Assassin's Creed (buatan Oliver Bowden, game-nya aja udah keren apalagi novelnya, yang ada Ezio Auditore da Firenze mumu).

Doakan aku, kawan, agar aku bisa sekedar mengganjal perut dengan Chacha supaya bisa membeli kedua novel selanjutnya. Harus nunggu selesai UNAS dulu ya tapi... *cedih

Sekali lagi terima kasih atas berkahnya, Ya Allah, always proud to be a muslim.














Aku nggak bisa mengalihkan pandangan dari mereka soalnya ada logo smansa ._.

Senin, 25 Maret 2013

Tentang Kesepian

Bodoh sekali kenapa aku baru menyadari bahwa selama SMP aku nggak punya teman. Nana--sahabatku dari SD--sekarang udah jarang ketemu dan dia juga sudah bersenang-senang bersama teman-teman barunya. Sedangkan di kelas, yang paling dekat cuma Mia dan Dinda. Tapi mereka beda jauh sama Nana. Bukan, aku tidak membanding-bandingkan. Bukan maksudku menganggap mereka bukan teman. Susah menjelaskannya. Kita memang sering bercanda bersama. Tapi kadang aku masih merasa takut dan sungkan sama mereka. Dunia kita nggak beda, kita cuma beda tempat berpijak.